Obyek Wisata Baru Arung Jeram di Kampung Yokiwa

Bila orang mendengar kata arung jeram pasti yang ada dipikiran adalah sungai berarus deras dan batu – batu besar. Namun akan berbeda yang kita temui di Kampung Yokiwa Distrik Sentani Timur.

Obyek wisata yang baru di buka Oleh Bupati Jayapura Mathius Awoitouw pada tanggal 14 Desember 2019 lalu ini menawarkan Paket Wisata Arung Jeram yang unik, setelah tim menelusuri lebih jauh tentang arung jeram ini para wisatawan dapat merasakan sensasi yang luar biasa.

Jalur sungai yang diarungi sepanjang 3 km disuguhi dengan alam yang indah, pepohonan yang rimbun, burung – burung yang berterbangan dan rintangan – rintangan kecil di sepajang aliran sungainya.

Menurut informasi yang di dapat oleh Pemandu Wisata Lokal (Guide Arung Jeram) arung jeram yang ada di Yokiwa ini merupakan Kelas II jadi bukan seperti Kelas III yang seperti saudara – saudara bayangkan berarus deras, tanjakan curam dan batu – batu besar.

“Arung Jeram ini adalah kerja sama antara Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayapura bersama masyarakat setempat dengan melibatkan para pemuda – pemuda dari kampung Yokiwa ini” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayapura JOKO SUNARYO, disela-sela pertemuan saat launching Arung Jeram lalu.

“Salah satu perbankan juga sudah bekerja sama dalam metode pembayaran, jadi tidak ada transaksi tunai lagi semua dilakukan melalui EDC sehingga pemasukan jelas dan transparan” ungkapnya.

Saat launching Arung Jeram Bupati Jayapura Mathius Awoitouw ikut serta dalam test jalur bersama beberapa Kepala OPD.

Ia berharap agar kedepannya wahana tersebut menjadi sumber pamasukan buat masyarakat sekitar, bukan hanya kesenangan untuk orang lain tetapi untuk memajukan daerah tempat wisata ini

“Karena Arung Jeram ini berbasis pariwisata maka diharapkan untuk tidak membuka lahan atau menebang pohon di sekitar aliran sungai Jaifuri ini” tandasnya saat selesai mengikuti test jalur arung jeram.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *